Siang super terik menguras keringat Ryo yang pulang dengan motornya. Ia ingin sekali segera masuk ke rumah dan mendinginkan tubuh serta pikirannya yang sedari tadi memanas. Begitu sampai, pintu rumahnya ia buka dengan serabutan. Ingin cepat merebahkan tubuhnya di sofa kesayangannya. Namun malangnya Ryo, yang ia dapatkan justru kebalikan dari harapannya. Ia melihat kembarannya, Ryddis, sedang membaca buku di sofa dengan seorang gadis yang merangkulnya dari belakang. Mesra sekali. Tentu, hatinya malah tambah panas jadinya.
Hi Salam kenal.
Maaf sebelumnya kl bakal menyinggung neh.
Baca ceritamu ngingetin akan kekurangan aku. Punya cerita, trus terpaku sama cerita dan malas kembangin karakter.
“Pantesan aja...,” ujar Ryo makin ketus.
Ryddis berdiri dari sofa dan membuka kacamatanya. “Kamu kenapa Ryo? Kok ketus?”.
“Gak kok, perasaan lo aja kali,” sahut Ryo. Ia pun merangsak masuk ke dapur.
Deskripsi ketusnya belum sampai
terbayang dibenak pembaca. Kata merangsak seolah dipaksain biar terlihat Ryo yg kesal.
Jakarta, sebuah kota besar dan sebuah kota sempit. Kota panas, berdebu, tak teratur, sekaligus kota elit dengan gedung-gedung menjulang indah. Kota ya ... lanjut baca
Episode 3 : Hitam-putihnya Hitam
Masih di dunia manusia, dua makhluk super berbeda sedang duduk bersama.
“Jadi, namamu Zibeline?” tanya Kyri ... lanjut baca
Episode 2 : Teman Senasib
Dunia manusia; tempat impian dua makhluk ini menggapai cita-cita.
Makhluk pertama : malaikat yang bertekad menolong m ... lanjut baca
Episode 1 : Urgent Ceremony
Alkisah di surga, dimana terdapat antrean yang terdiri dari makhluk-makhluk bercahaya dan bersayap putih…
“Na ... lanjut baca
Ruang komisaris di sebuah kantor kepolisian; ruangan sejuk yang dipenuhi beberapa pria berdasi, dua orang berseragam polisi, dan seorang wanita dengan ... lanjut baca
Cerita sebelumnya…
Ryo adalah cowok populer di sekolahnya. Suatu hari saat sedang tanding basket, suatu kejadian aneh menimpanya. Menit-menit ter ... lanjut baca
Minggu pagi yang ramai dan penuh semarak. Luapan kegembiraan terdengar disana-sini. Di lapangan sebuah SMU swasta yang tengah padat dengan p ... lanjut baca
Cerita sebelumnya…
Ryo adalah cowok populer di sekolahnya. Suatu hari saat sedang tanding basket, suatu kejadian aneh menimpanya. Menit-menit ter ... lanjut baca
Minggu pagi yang ramai dan penuh semarak. Luapan kegembiraan terdengar disana-sini. Di lapangan sebuah SMU swasta yang tengah padat dengan p ... lanjut baca
I'm not white..
Not black to..
But I'm a grey..
Wanna b brighter..
Running 2reach sunshine..
D' perfect spectrum..
So, I try 2do my best.. ... lanjut baca
Coz I'm a grey..
Wanna b brighter..
Running 2 reach sunshine..
N try to do my best..
Coz I wanna be apart of sunshine, d' perfect spectrum..
Co ... lanjut baca
Aku meraba ke samping tempat tidurku. Buku harian Kara, belum sempat kubaca. Kubuka halamannya secara acak, kupaksa mataku untuk membaca. Walaup ... lanjut baca
Luka ini telah menganga. Jangankan perban atau pun obat merah, ludah pun sudah kering. Perjalanan ini sangat melelahkan.
Tidak seperti perjalananku ... lanjut baca
Begitu banyak uang receh di jalanan. Makanya, jangan salahkan aku kalau hari ini aku mau mengamen. Meski aku bangun agak siang, tapi aku yakin kalau j ... lanjut baca
Kalian percaya bahwa kematian merupakan pelepasan roh dari jasad yang fana, sebuah kehidupan baru dalam pangkuanNya. Tapi siapkan kalian jika kematian ... lanjut baca
“Nggak mau lagi! Aku nggak mau lagi bawa bolu ke sekolah!”seruku lantang pagi itu, tepat di depan ibuku yang sedang mengepakkan sebungkus k ... lanjut baca
Hi Salam kenal.
Maaf sebelumnya kl bakal menyinggung neh.
Baca ceritamu ngingetin akan kekurangan aku. Punya cerita, trus terpaku sama cerita dan malas kembangin karakter.
“Pantesan aja...,” ujar Ryo makin ketus.
Ryddis berdiri dari sofa dan membuka kacamatanya. “Kamu kenapa Ryo? Kok ketus?”.
“Gak kok, perasaan lo aja kali,” sahut Ryo. Ia pun merangsak masuk ke dapur.
Deskripsi ketusnya belum sampai
terbayang dibenak pembaca. Kata merangsak seolah dipaksain biar terlihat Ryo yg kesal.
btw cewe GOTIK itu CEWE yg gimana sih?
PERTAMAX++
ok dech bagus bgt ceritanya